Menulis itu Mudah
Pertemuan ke : 10
Gelombang : 23/24
Narasumber : Prof.Dr.Ngainun NaimModerator : Ruliyanti
Tema : Menulis itu mudah
Pertemuan ke-10 malam ini akan membahas materi "Menulis itu Mudah". Seperti kita ketahui bagi sebagian orang yang menulis itu sulit. Apalagi mereka yang mudah sekali menyerah. Menemui kebuntuan ide lantas tak menyelesaikan tulisannya. Jadi penasaran kan?. Jika diandaikan menulis itu sulit, itu penyakit ,maka malam ini akan mendapat obatnya.Obat yang akan diberikan oleh sang narasumber hebat.Tentu saja akan berbagi kiat-kiat jitu untuk mengobati pikiran yang semula menulis itu sulit akan menjadi mudah, menarikan nafas.
Ramah mindsite menulis itu sulit segera terusir sedikit demi sedikit agar tak selalu menggigit, ide yang melejit.
Menarik sekali untuk mengetahui. Benarkah menulis itu mudah?. Kenyataannya banyak orang seperti saya selalu mengalami kendala dan merasa sulit untuk menuangkan ide dalam tulisan. Dipandu oleh moderator cantik ibu Raliyanti dan dibersamai oleh narasumber hebat menjadikan malam ini hangat. Pria religius ini berkelahiran Tulungagung pada 19 Juli 1975, dan telah menyelesaikan S3 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tahun 2011. Seorang dosen di UIN Sayyid Rahmatulloh Tulungagung dan juga tentang penulis senior ini akan berbagi ilmu kepada kami para yunior yang masih sangat perlu banyak ilmu menulis .. Membaca riwayat singkat sang narasumber, mengalirkan berbagai rasa kagum, beliau adalah Bapak Prof.Dr.Ngainun Naim.
Beliau mengatakan bahwa materi malam ini sama dengan buku karya beliau pada awal tahun 2021.Benarkah menulis itu mudah? Jawabannya sangat relatif. Sebab menulis bisa dikatakan mudah, sulit, atau bahkan kadang-kadang sangat sulit. Setiap orang berbeda dalam mersakan hal tersebut. Namun malam ini Prof. Dr.Ngainun Naim menyenangkan bagi para peserta bahwa menulis itu mudah.
Beliau memaparkan Kunci sukses ' 'Menulis itu mudah'. Jika hal ini dilakukan dan diterapkan, maka mimpi menjadi penulis sukses akan berada digenggaman. Prof.Dr.Nganin Naim, membagikan 6 kunci sukses 'menulis itu mudah'. Kunci sukses tersebut antara lain:
1.Merubah Mindsite /Pola pikir
Pola pikir yang tertanam kuat dalam benak kita bahwa 'menulis itu sulit' sebisa mungkin untuk kita ubah dengan penuh kesadaran menjadi 'menulis itu mudah'. Kata-kata sederhana namun jika diusahakan dengan kesungguhan dan kesadaran akan memiliki dampak yang luar biasa. Pada akhirnya akan mengubah paradigma kita secara permanen bahwa menulis itu memang benar-benar sulit berangsur pudar dan hilang, berganti dengan kemudahan dan kelancaran dalam menuangkan ide lewat tulisan. Semua tergantung kepada setting pemikiran dari diri kita sendiri.Soo..saatnya sekarang kita harus 'MERUBAH POLA PIKIR'. Kita harus dapat membangun pemahaman dan keyakinan serta kesadaran dalam diri kita bahwa 'MENULIS ITU MUDAH".Tidak mudah berputus asa. Tanamkan kuat-kuat dalam diri hingga tuntaskan tulisan kita hingga akhir.
2.Berlatih menulis
Di dunia ini tidak semua hal bisa dilakukan secara instan.Apalagi dalam hal menulis.Tidak ada rumus instan dalam menulis. Penulis yang menghasilkan tulisan yang baik, berkualitas, menyenangkan para pembaca sebagai penikmat tulisan, itu membutuhkan proses. Selain teori menulis itu penting, kita wajib terus berlatih. Walaupun kita belajar teori seumur hidup,namun enggan untuk berlatih maka kita tidak akan pernah bisa menulis.Oleh karena itu jika ingin menjadi penulis yang sukses maka HUKUMNYA WAJIB MENULIS SETIAP HARI, walau hanya tulisan satu paragraf. Ingat!, tidak ada rumus instan dalam menulis. Menulis membutuhkan proses untuk terus berlatih setiap hari.
3.Banyak membaca
Menulis itu bagaikan mengeluarkan 'Tabungan Bacaan' yang ada dalam otak kita.Jika tidak pernah membaca, maka apa yang harus dikeluarkan menjadi tulisan. Dengan banyak membaca maka akan semakin banyak tabungan kata yang kita miliki. Kita bisa menuliskan apa yang kita lihat, dan kita rasakan secara spontan karena kita memiliki tabungan kata.Semakin banyak membaca akan menguntungkan kita dalam menulis. Membaca bisa dikatakan menjadi referensi alam bawah sadar kita dalam menulis.Namun membaca bukan sekedar membaca. Kita menerapkan prinsip membaca utamakan paham,bukan khatam.
4.Meluangkan Waktu
Harus pandai memanajemen waktu di tengah kesibukan.Dengan mengatur waktu sedemikian rupa. Jangan kita menunggu waktu luang tapi kita harus dapat meluangkan waktu untuk menulis.Jika setiap hari kita bisa meluangkan waktu setengah jam sampai satu jam untuk membaca dan menulis, hasilnya akan luar biasa.
5.Rajin mengamati,mencatat, dan mengolah apa yang sudah dicatat menjadi tulisan.
Banyak hal yang terjadi disekitar kita dan itu setiap hari kita melihatnya.Pasti ada yang menarik untuk kita jadikan ide dalam tulisan.Bahkan saat kita dalam perjalanan pun banyak hal yang bisa amati dan kita catat, lalu dijadikan ide/gagasan menulis.Dalam profesi kita bisa mengamati dan mencatat hal-hal yang unik untuk bahan tulisan. Soo..jangan bosan untuk selalu mengamati,dan mencatat untuk temukan ide.Hal ini akan membantu kita untuk menuangkan ide dalam tulisan.
6.Belajar menulis kepada para penulis.
Kebiasaan akan diawali dengan paksaan. Oleh karena itu untuk mendapatkan hasil menulis itu mudah, kita harus memaksa diri kita untuk menulis.Tetap berproses, berlatih terus menerus dan tidak mudah berputus asa.Belajar kepada para penulis senior yang tak segan membagi ilmunya.Banyak cara untuk belajar, bisa bergabung dalam grup-grup penulis merupakan langkah yang tepat, untuk menimba ilmu yang diberikan oleh para penulis profesional.
Prof.Dr.Ngainun mengatakan, jika keenam kunci sukses menulis tersebut diterapkan, insya Alllah keinginan anda untuk menjadi penulis sukses ada didepan mata. Walau menulis tak semudah membalikkan telapak tangan, namun hendaknya kita senantiasa berusaha.Tak menampik adakalanya terjadi kebuntuan dalam hal menulis.Jika terjai demikian hendaknya yang kita lakukan adalah dengan berhenti menulis sejenak,istirahat,melakukan hal-hal yang menarik yang membangkitkan mood dalam menulis.
'Jika kita bisa melihat dengan jelas dari sebuah bunga,
seluruh hidup kita akan berubah'
(Sidharta Gautama)
Siip bunda ok.
ReplyDeleteTerima kasih,Bu Ovi.berkenan singgah..
DeleteMantap Bunda tulisannya
ReplyDeleteTerima kasih,Bun.
DeleteKeren banget Bunda.
ReplyDeleteSalam Literasi
Terima kasih,bapak...sudah mampir.
DeleteAsyik Bunda...keren. mau cari bunga saya...hehe
ReplyDeleteThanks bun...Ayuuk kutemani,bun..hehehe
DeleteSangat menarik penampilannya membuat pembaca penasaran pengen baca
ReplyDeleteSemangat menebar harum nya bunga bunda.. Next buku solo kayak nya nih..
ReplyDelete