Mengelola Majalah Sekolah
Mengelola Majalah Sekolah
Narasumber : Widya Setianingsih,S.Ag
Moderator : Maesaroh
Narasumber : Widya Setianingsih,S.Ag
Moderator : Maesaroh
Gelombang : 24
Sebuah temu semoga melabuhkan rindu.Hingga semangat yang menggebu menghinggapi derai angin yang menciptakan kenangan indah enggan mati.Sang waktu yang terlalu cepat menarik pelatuknya, mengitari hari demi hari mengantarkan saatnja menuju buana nan gulita. Menapaki sejengkal episode tentang umpan ilmu untuk menciptakan taman pengetahuan yang menawan. Begitu kalimat indah terukir dari jemari sang moderator malam ini. Sang moderator menyajikan acara malam ini dengan 3 sajian: Pesona Pengetahuan, Kasih Sayang, serta Jamuan.
Malam nan dingin di pegunungan menjadi tatkala hangat dibersamai oleh narasumber cantik nan energik. Beliau bernama Widya Setianingsih,S.Ag.Asli arek malang Jawa Timur. Mengajar di Sekolah MI Khadijah Malang. Dia adalah alumni pelatihan menulis PGRI angkatan 21. Berawal dari seorang peserta yang gigih, selalu semangat dalam menulis, kemudian menjadi peserta pertama yang lulus di angkatan 21. Karpet Merah menjadi Narasumber perdana di kelas menulis keren.Luaarrr biasaaa..
Ia adalah sosok yang tak pernah berhenti mengembara mengukir pena hingga ia mampu melahirkan karya perdananya yang begitu manis berjudul Laras-laras Makna dalam.Karena sejatinya setiap peserta dikelas ini adalah mutiara dengan busur pena yang siap merangkai notasi nada, mengukir frasa lewat tinta yang berdenyut di ujung pena maya agar menjadi sebuah karya. Manakala sudah tiada, pena itu menjadi jembatan kenangan yang tetap hangat sepanjang zaman. Ada semangat yang dihantarkan bersama menuju satu puncak tujuan Menjadi Penulis Handal
Selama 10 tahun beliau dipercaya untuk dimiliki sebagai Pimpinan Redaksi Majalah Sekolah. Malam ini akan membagi ilmunya tentang seluk beluk majalah sekolah. Sebelumnya Kita harus tahu dulu apa saja dapur dari majalah itu. Ibaratnya mau memasak kita harus tahu resep, bahan, yang akan kita gunakan untuk meramu masakan agar tidak salah resep. Jadi diawal kita harus tahu apa itu definisi majalah, isi, penyusunan dan sebagainya.
SELUK BELUK MAJALAH
.Definisi Majalah
Menurut KBBI, majalah adalah :
Terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut
diketahui pembaca.
Menurut Waktunya
Berdasarkan waktu penerbitannya, majalah dibedakan atas: -majalah bulanan, tengah bulanan, -televisi, dan sebagainya'.
Menurut Waktunya
Berdasarkan waktu penerbitannya, majalah dibedakan atas: -majalah bulanan, tengah bulanan, -televisi, dan sebagainya'.
Menurut Isinya dibedakan menurut pengkhususan isinya berbeda di atas majalah berita, anak-anak, wanita, remaja, olahraga,sastra, ilmu tertentu, dan sebagainya;
Majalah sekolah adalah majalah yang diterbitkan dan dikelola oleh sekolah.Keberadaan majalah sekolah sangat penting sebagai media penampung karya siswa sekaligus media komunikasi. majalah sekolah bersifat informatif,edukatif,dan rekreatif.
LANGKAH LANGKAH MENERBITKAN MAJALAH SEKOLAH
1.Menyatukan ide dan gagasan.
Mencari teman-teman yang memiliki jiwa literasi dan organisasi. Membentuk susunan majalah
2.Mengajukan Proposal
Membuat proposal meliputi latar belakang, tujuan, susunan redaksi, anggaran dana dsbnya.
3.Membuat desain majalah. Menentukan nama majalah, isi berita, sumber dana dll.
4. Mencari rekanan pendukung. Percetakan, sponsor dll
Langkah selanjutnya setelah proposal disetujui adalah menyusun redaksi majalah sekolah.
Susunan Redaksi Majalah Sekolah terdiri darri :
1. Penasehat : Dari Yayasan Sekolah/Komite Sekolah
Tugasnya Memberikan segala pertimbangan terhadap kru tentang majalah sekolah
2.Penanggung Jawab : Yaitu Kepala Sekolah
Tugasnya : menganggap jawab atas keseluruhan karya, baik ke dalam maupun ke luar. Ia dapat melimpahkan pertanggungjawabannya kepada Pemimpin Redaksi sepanjang menyangkut isi penerbitan (redaksional)
3. Pimpinan redaksi : Dari Guru yang ditunjuk. Pemimpin Redaksi (Pemimpin Redaksi) bertanggung jawab
terhadap mekanisme dan aktivitas kerja keredaksian sehari-hari. Ia harus mengawasi seluruh rubrik media massa yang dipimpinnya.
4.Editor
Tugasnya: bertanggungjawab swa sunting tulisan, proofreading dan semua tulisan.
5.Reporter :merupakan prajurit di bagian redaksi.mencari berita lalu membuat atau menyusunnya,merupakan
tugas pokoknya.
6. Fotografer :tugasnya mengambil gambar peristiwa atau objek tertentu yang layak berita atau melenhkapi
tulisan berita yang dibuat wartawan tulis.
7. Layout :tugasnya mendesain majalah,dan tata letaknya agar menjadi tampilan komunikatif dan menarik untuk
disajikan.
8. Bendahara : mengatur jalannya sirkulasi keuangan majalah sekolah
Apa saja Manfaat Majalah Sekolah?
1. Sebagai sarana komunikasi sekolah dengan walimurid, dan siswa
2.Media komunikatif sekolah yang berisi berita-berita sekolah, informasi, pengetahuan dan hiburan.
3. Wadah kreativitas guru dan siswa dalam berkarya
4. Sarana sekolah publikasi di masyarakat
5. Menjadi Kebanggaan sekolah dan menambah nilai plus sekolah terutama saat akreditasi.
2.Media komunikatif sekolah yang berisi berita-berita sekolah, informasi, pengetahuan dan hiburan.
3. Wadah kreativitas guru dan siswa dalam berkarya
4. Sarana sekolah publikasi di masyarakat
5. Menjadi Kebanggaan sekolah dan menambah nilai plus sekolah terutama saat akreditasi.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penerbitan majalah.
1. Membuat nama majalah.
Buatlah nama yang unik, menarik dan mudah diingat.
Bisa juga membuat nama majalah berupa singkatan nama sekolah, atau kata-kata yang
menginspirasi.
Contoh : SMART, MUTUALISTA, KONTAK, CAHAYA.
KHARISMA singkatan dari Khadijah Is My Inspiration.
2. Menentukan artikel yang akan ditampilkan.
1. Visi Misi Sekolah : Visi, misi sekolah masing-masing dituliskan di hal 2.
2. Salam Redaksi : Kata sapaan pimred pada pembaca, menyampaikan isi majalah secara singkat,
tema majalah, kondisi teraktual saat itu.
3. Berita Sekolah : Kegiatan-kegiatan sekolah, misalnya peringatan PHBI-PHBN, kegiatan sekolah dll.
4. Profil Guru : Dimuat secara bergiliran mulai dari kasek, wakasek, guru, staf pendidik.
5. Profil Siswa Berprestasi: keajaiban siswa paling berpretasi.
6. Karya Siswa : berupa tulisan siswa, puisi, puisi, foto hasil karya siswa kerajinan, gambar dll.
7. Kegiatan Siswa : Kegiatan outingclass, ataupun inclass. Misalnya outbound, praktek di kelas, unjuk rasa
kerja, game dll.
8. Kuiz berhadiah: disesuaikan dengan jenjang kelas. Untuk SD TTS, tebak gambar, dll. Dan berhadiah.
9. Prestasi Sekolah : menampilkan prestasi terbaru dari guru, siswa, dan sekolah.
10.Info dan pengumuman: Info ujian, libur dsbnya
Bisa juga dengan menambahkan artikel lain sesuai dengan kebutuhan dan kreativitas sekolah
*Misalnya belajar Bahasa Arab atau Bahasa Inggris
*Tahukah anda (berisi pengetahuan-pengetahuan umum yang bisa menambah wawasan siswa, yang .)
ditulis dalam dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
*Komik atau cerita bergambar
*Tutorial menggambar
*Iklan dari sponsor
*dll
3. Mengajukan ISSBN.
Agar majalah kita memiliki hak paten, maka Mengajukan ISSBN sangatlah penting.
Kita bisa menghubungi penerbit untuk membantu kita mendapatkan ISSBN.
4. Menentukan Bahasa yang dipakai dalam majalah.
Sebelum menentukan bahasa yang akan kita pakai, kita harus mengetahui sasaran pasar kita yakni siswa-
Sebelum menentukan bahasa yang akan kita pakai, kita harus mengetahui sasaran pasar kita yakni siswa-
siswi kita dan walimurid.
Carilah tema dari hal yang lagi booming atau ngetrend di lingkungan sekolah dan masyarakat. Isu-isu
keseharian yang sedang booming di lingkungan sekolah dan masyarakat dapat digunakan sebagai tema.
6. Cover dan Layout Menarik.
Fungsi dari cover majalah adalah untuk melindungi isi majalah.Mencerminkan tema dari
6. Cover dan Layout Menarik.
Fungsi dari cover majalah adalah untuk melindungi isi majalah.Mencerminkan tema dari
isi majalah. Karena itu tampilan penutup harus menarik pembaca
Layout dan tat letak majalah dibuat sesuai tema dan tingkatan usia pembaca (SD,SMP, SMA).
Praktis, simple, menarik dan memuat seluruh artikel dengan penataan padat tapi tidak sumpek.
Lebih tepat ditugaskan kepada guru yang berkompeten di IT sebagai tenaga layout dengan
Praktis, simple, menarik dan memuat seluruh artikel dengan penataan padat tapi tidak sumpek.
Lebih tepat ditugaskan kepada guru yang berkompeten di IT sebagai tenaga layout dengan
menggunakan aplikasi Corel.
7. Pembiayaan. Pembiayaan yang digunakan untuk:
1. Biaya cetak majalah
2. Membayar HR crew
3. Pembelian hadiah kuiz dll
Pembiayaan cetak majalah bisa di bagi menjadi 3.
1. Murni dari siswa: Siswa membeli majalah (dimasukkan di daftar ulang atau SPP)
2. BOSDA :Pembiayaan majalah bisa diambilkan dari dana BOSDA dengan kode rekening biaya
cetak/penggandaan dan membayar honorarium.
3. Sponsor.
Bisa dengan menggandeng walimurid yang ingin beriklan tentang memulai pemasangan iklan tersebut
7. Pembiayaan. Pembiayaan yang digunakan untuk:
1. Biaya cetak majalah
2. Membayar HR crew
3. Pembelian hadiah kuiz dll
Pembiayaan cetak majalah bisa di bagi menjadi 3.
1. Murni dari siswa: Siswa membeli majalah (dimasukkan di daftar ulang atau SPP)
2. BOSDA :Pembiayaan majalah bisa diambilkan dari dana BOSDA dengan kode rekening biaya
cetak/penggandaan dan membayar honorarium.
3. Sponsor.
Bisa dengan menggandeng walimurid yang ingin beriklan tentang memulai pemasangan iklan tersebut
di majalah.
8. Percetakan.
8. Percetakan.
Tidak dapat menolak faktor penting keberadaan majalah secara fisik.Akan tetapi bila tidak mendukung
majalah dicetak karena beberapa hal misalnya, situasi tidak tatap muka karena pandemi maka majalah dapat juga disampaikan dalam bentuk online. Misalnya dishare dalam bentuk PDF melalui WhatsAp, Web sekolah, IG, Facebook dll.Bisa juga melalui aplikasi flipbook atau photoshop.
Pada musim pandemi kemarin majalah tidak dicetak, krn semua serba online. Maka majakah pun bisa tetap beredar secara online, melalui wa dan website sekolah
8. Upgrade Ilmu Secara kontinue
Pada musim pandemi kemarin majalah tidak dicetak, krn semua serba online. Maka majakah pun bisa tetap beredar secara online, melalui wa dan website sekolah
8. Upgrade Ilmu Secara kontinue
Agar majalah selalu Uptodate maka harus ada jadwal untuk mengupgrade ilmu bagi para crew.
Misalnya menulis, pelatihan aplikasi Corel,Photoshop untuk layout dll dengan memberdayakan teman sejawat atau narasumber ahli.
9. Pupuk Kekompakan Tim
Misalnya menulis, pelatihan aplikasi Corel,Photoshop untuk layout dll dengan memberdayakan teman sejawat atau narasumber ahli.
9. Pupuk Kekompakan Tim
Ibaratnya tubuh maka kru majalah adalah bagian tim yang memiliki tugas SAMA PENTING nya. Oleh
karena itu team harus solid, terus pupuk kekompakan team. Saling mendukung dan mengisi kekurangan
satu sama lain adalah kunci langgengnya sebuah tim.
Jika kita akan membuat majalah di sekolah ada 9 hal yang perlu kita perhitungkan.Begitu narasumber mengakhiri materi malam ini. Ajakan beliau untuk membuat majalah sekolah, agar sekolah kita semakin dikenal masyarakat luas, juga menjadi nilai kebanggaan sekolah dan dapat menambah poin nilai saat akreditasi.
"Siapa yang berhenti berusaha
ketika menghadapi kegagalan,
berarti dia telah gagal"
Hayuuk kita lanjut buku solo
ReplyDeletehayuukk bunda
DeleteTulisannya rapi...enak bacanya
ReplyDelete