Konsep Buku Nonfiksi
Gelombang 23 & 24
Narasumber : Musiin, M.Pd
Moderator : Dail Ma'ruf
Malam nan syahdu, ditemani secangkir susu hangat penghangat tenggorokan dan tubuh yang semakin terasa fit setelah seminggu lebih dingin batuk pilek. Malam ini saatnya mengurai kata diujung tust tust keyboard nootbook yang setia. Bersama orang hebat penebar semangat. Mengarungi lautan ilmu yang tiada bertepi.Senantiasa bersyukur akan nikmat dari Illahi.
"Aku percaya bahwa ini adalah sebuah perjalanan, kadang-kadang begitu sulit dan kejam, tapi kita memiliki bekal untuk menghadapi semua itu, yaitu jika kita membiarkan bakat dan kemampuan kita berkembang"
(Les Brown)
Malam ini kembali aku ingin mengupgrade ruangku dalam perjalanan kehidupanku dengan banyak belajar dari narasumber yang inspiratif. Bersama s eorang pendidik muda bertalenta,cantik dan religius. Oleh orang-orang terdekatnya beliau biasa disapa Bu Iin. Namanya cukup singkat dan diingat.Murah senyum dan baik hati.Bu Musiin Lahir di kota Tahu Takwa Kediri. Memiliki hobi membaca, menulis, traveling dan memasak Hobi yang sama denganku menulis dan membaca.
Beliau menempuh pendidikan S1 di IKIP Negeri Malang Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Pendidikan S2 dicapai di Universitas Negeri Surabaya Jurusan Pendidikan Bahasa dan Satra mulai tahun 2006-2009. Guru yang ahli dalam dua bahasa ini merupakan seorang guru Bahasa Inggris di SMPN 1 Tarokan Kediri sejak tahun 1998 . Kecintaan akan profesi guru Bahasa Inggris memperoleh Kursus Singkat di SEAMEO RELC Singapura tahun 2015. Pengalaman beliau mengajar dimulai dari menjadi dosen pada tahun 1994 di STKIP PGRI Jombang, STIE Dewantara Jombang dan tutor bagi pekerja di PT Chiel Jedang Jombang.
Di lingkungan dunia pendidikan, beliau aktif menjadi tim pengembang mata pelajaran Bahasa Inggris dan tim penilaian kredit guru di tingkat Kabupaten Kediri. Selain mengajar, Bu Iin juga para pendiri organisasi swadaya masyarakat YAPSI yang berdiri sejak tahun 1991.Organisasi ini bergerak dalam bidang::
- Pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM bekerjsama dengan Bank Indonesia Sur
- Pemberian bantuan pangan bagi masyarakat miskin, posyandu, anak sekolah bekerja sama dengan World
- Program Pangan (UN-WFP) di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo
- Pemberian bantuan susu bagi anak-anak SD bekerja sama dengan Departemen Susu Ultra dam Pertanian Amerika Serikat
- Pelatihan Sekolah Rama Anak bagi guru-guru SD di Kabupaten Sampang bekerja sama dengan UNICEF
- Pendidikan lingkungan dan daur ulang sampah bekerja sama dengan Tetra Pak Indonesia dan TP UK Provinsi Jawa Timur.
- Pengadaaan perpustakaan kampung, dan toilet di kampung-kampung Surabaya donasi dari UN WFP.
Selain bergabung dalam Program Guru Penggerak menjadi Pengajar Praktik Angkatan 4 untuk Wilayah Kabupaten Kediri, beliau juga pendiri PT In Jaya yang bergerak di bidang ekspedisi untuk pendistribusian produksi Indomarco dan Indolakto Pasuruan. Selain itu PT In Jaya merupakan pemasok bahan baku tebu bagi pabrik gula di wilayah Madiun, Malang dan Kediri.
Sebagai penulis pemula, beliau telah melahirkan karya di antaranya adalah : Brosur Digital Mengasah, Kemampuan Menulis dan Jiwa, Kewirausahaan Gen Z, Literasi Digital Nusanta peningkatan Daya Saing Generasi Muda melalui Literasi (Karya bersama Prof Eko),dan . Selaksa Hikmah dari Tarokan (Karya bersama siswa-siswa).
Beliau juga adalah salah satu alumni kelas BM di bawah naungan Om Jay. Pada mulanya pernah memiliki mimpi untuk menulis buku, namun kelas Om Jay mengubahnya untuk membuktikan bahwa TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN.Dengan melakukan setiap hari, maka akan datang menghampiri. Di kelas menulis beliau menemukan keberanian untuk mengalahkan rasa takut yang bersemayam dalam kalbunya.Hingga menyatakan menulis adalah kegiatan yang menyenangkan.
Dengan dipandu Pak Dail Ma'ruf sebagai moderator, malam ini Bu Iin akan berbagi ilmu tentang 'Konsep Buku Nonfiksi'.Seperti yang kita ketahui bersama bahwa b erbagai bahasa penelitian menunjukkan antara empat keterampilan berbahasa, menulis adalah keterampilan yang dianggap paling sulit. Kegiatan menulis tidak sermudah berbicara, bergosip. Akan tetapi justru tantangannya ada karena sulit.Sebagian orang berusaha dan berjuang untuk bisa menulis.Salah satu perjuangan untuk bisa menjadi penulis yaitu dengan mengikuti kelas menulis. Dengan membuat resume di setiap pertemuan, akhirnya menghasilkan buku, maka lama kelamaan akan lahir Cinta Menulis.
"Jika kau bukan anak raja, juga bukan anak ulama besar, maka menulislah" Imam Al Ghazali.
Kutipan tersebut membawakan pesan jika kita ingin dikenal banyak orang, maka tulislah. S ebelum menulis buku kita harus menemukan alasan mengapa ingin menjadi penulis. Seperti narasumber menjadi penulis kemukakan antara lain :-Mewariskan ilmu lewat buku; -ingin punya buku karya sendiri yang bisa terpajang di toko buku online maupun ofline dan mengembangkan profesi sebagai guru.
Kalau kita berpikir untuk menulis buku maka akan membuat buku.Kalau kita berpikir gagal, maka yang membahas hanya.Untuk mencapai mimpi harus sendiri untuk menulis.Malam ini Bu Iin buku nonfiksi. Dalam penulisan buku nonfiksi ada 3 pola yakni :
- Pola hierarkis (buku disusun berdasarkan tahapan dari mudah kesulit atau dari sederhana ke rumit
- Pola prosedural (buku disusun berdasarkan urutan proses (contoh buku panduan)
- Pola klaster (buku disusun secara poin per poin atau butir per butir.Pola ini diterapkan pada buku-buku kumpulan tulisan atau kumpulan bab yang dalam hal ini antar bab setara
Pola klaster yang digunakan Bu Iin dalam menulis buku Literasi Digital Nusantara. Pola klaster dalam proses penulisan buku terdiri dari 5 langkah, yakni:
- Pratulis
- Menulis draft
- Merevisi draft
- Menyunting naskah
- Menerbitkan
Hal yang perlu dilakukan dalam tiang langkahnya:
Langkah pertama
Pratulis :
- Menentukan tema : tema bisa ditentukan satu saja dalam sebuah buku. Tema dari buku nonfiksi adalah parenting, pendidikan dan motivasi. Untuk melanjutkan dari tema menjadi sebuah ide yang menarik, penulis bisa mendapatkan dari berbagai hal. contoh : a). Pengalaman pribadi, b).Pengalaman orang lain, c).Berita di media massa, d).status FB/Twitter/WA/Instgram, e).Imajinasi, f).Mengamati lingkungan, g).Perenungan, h).Membaca buku
Narasumber dalam penulisan bukunya mengangkat tema pendidikan. Ide yang diperoleh dari berita di media massa, mengamati lingkungan serta dari materi Chanel Prof EKOJI.
Referensi bisa berasal dari data atau fakta yang dapat diperoleh dari literasi di internet.
Referensi penulisan buku bisa dari sumber berikut :
- Pengetahuan yang diperoleh secara formal, nonformal, atau informal;
- Keterampi lan yang diperoleh secara formal, nonformal, atau informal;
- Pengalaman yang diperoleh sejak bal i ta hingga saat ini ;
- Penemuan yang telah didapatkan.
- Pemikiran yang telah direnungkan
proses penulisan. Kerangka tersebut terdiri dari :
BAB 1 Penggunaan Internet Di Indonesia
A. Pembagian Generasi Pengguna InternetB. Generasi Karakteristik Dalam Berinternet
BAB 2 Media SosialA.Media SosialB.UU ITEC. Serangan di Media Sosial
BAB 3 Literasi DigitalA. PengertianB. ElemenC. PengembanganD . Kerangka Literasi DigitalE. Level Kompetensi Literasi DigitalF. ManfaatG. Penerapan Literasi Digital Pada Lintas GeerasiH. Kewargaan DigitalBAB 4 Ekosistem Literasi Digital Di Nusantara
A. KeluargaB. SekolahC. MasyarakatBAB 5 Literasi Digital Untuk Membangun Pola Pikir Digital Warganet +62A. Perkembangan Gerakan Literasi Digital Di IndonesiaB. Literasi Digital Tanpa Digital Mindset Di IndonesiaC. Membangun Pola Pikir Digital Warganet +62
Dalam menulis isi buku berdasarkan kerangka yang dibuat, narasumber mengikuti nasihat Pak Yulius Roma Patandean. Pak Yulius juga merupakan alumni gelombang 8 dan saya yakin beliau juga akan memberikan materi kepada Bapak Ibu. Langkah beliau sangat mujarab untuk menulis sebuah buku. Dengan mengikuti langkah beliau, tulisan kita menjadi rapi dan tertata sejak awal. Daftar isi, kutipan, indeks dan daftar pustaka diatur secara otomatis.
Buku Anatomi :1 Halaman judul2. Halaman Persembahan (OPSIONAL)3. Halaman Daftar Isi4. Halaman Kata Pengantar (OPSIONAL, minta kepada tokoh yang berpengaruh)5. Halaman Prakata6. Halaman Ucapan Terima Kasih (OPSIONAL)7. Bagian /Bab8. Halaman Lampiran (OPSIONAL)9. Halaman Glosarium10. Halaman Daftar Pustaka11. Halaman Indeks12. Halaman Tentang Penulis
2.Menemukan ide :
3.Merencanakan jenis tulisan
4.Menelan bahan tulisan
5.Bertukar
6.Menyusun daftar
7.Meriset
8.Membuat Pemetaan Pikiran
9.kerangka kerja
3.Merencanakan jenis tulisan
4.Menelan bahan tulisan
5.Bertukar
6.Menyusun daftar
7.Meriset
8.Membuat Pemetaan Pikiran
9.kerangka kerja
Langkah kedua
Menulis Draf
- Menuangkan konsep tulisan ke tulisan dengan prinsip bebas
- Tidak mementingkan kesempurnaan, tetapi lebih pada bagaimana ide yang dituliskan
Merevisi Draf
- Merevisi sistematika/struktur tulisan dan penyajian
- Memeriksa gambaran besar dari naskah
Langkah keempat
Menyunting naskah (KBBI dan PUEBI)
- Ejaan
- Tata bahasa
- Diksi
- Data dan fakta
- Legalitas dan norma
Dalam setiap usaha pasti akan muncul hambatan-hambatan.. Hambatan-hambatan dalam menulis biasanya:
- Hambatan waktu
- Hambatan kreativitas
- Hambatan teknis
- Hambatan tujuan
- Hambatan psikologis
Jika muncul hambatan seperti di atas. Harus segera mencari solusinya. Cara mengatasinya atau s olusi itu ada di diri kita sendiri. Banyak cara mengatasi hambatan untuk menulis diantaranya:
1. Banyak membaca
2. Mencari inspirasi di lingkungan sekitar, orang-orang sekitar atau terkait dengan sumber.
3. Disiplin menulis setiap hari.
4. Pergi ke pasar dan memasak. Ini menjadi mood booster untuk menulis lagi (kebetulan saya hobi memasak)
Setiap kali saya baca resume pasti ada aja kata atau kalimat yg bikin saya berucap waw. Selalu ada perbedaan tiap resume satu sama lain. Tetap semngat bunda Warsini sehat selalu
ReplyDeleteKREN, HBT DAN TERUS SEMANGAT YA, BAGUS RESUMENYA MOGA JADI BUKU....
ReplyDelete